Pekan ini kita dihebohkan dengan peristiwa bunuh diri YBS (10th), siswa kelas IV salah satu Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Aksi bunuh diri dilatarbelakangi ketidak-mampu-an keluarga membeli buku dan pena senilai 10.000, ibu YBS menerangkan bahwa kondisi ekonomi keluarga terbatas dan serba kekurangan, saat ini memperoleh uang memang tidak mudah. Bagi sebagianLanjutkanLanjutkan membaca “Kondisi Pendidikan di Bajawa Flores dan Korelasi dengan Industri Kopi”