
Ekspor kopi dunia selama setahun ini (Mei 2023-April 2024) telah mencapai 5,92 juta bags senilai US$ 1,02 miliar, meningkat 0,9 juta bags dari tahun sebelumnya. Ini mewakili peningkatan masing-masing (robusta dan arabika) sebesar 3,38% dan 21,45% dalam kuantitas dan nilai. Sebanyak 68% dari total volume diekspor oleh 10 eksportir dari 54 perusahaan yang berkinerja selama April kemarin dibandingkan dengan 70% pada Maret 2024. Organic Drugar mengambil harga tertinggi pada US $ 6,47 per kilo.

Rataan Harga Ekspor
Harga ekspor rata-rata adalah US$ 3,62 per kilo. Ekspor Robusta menyumbang 74% dari total ekspor dengan harga rata-rata Robusta adalah US$ 3,53 per kilo, 40 sen lebih tinggi dari US$ 3,13 per kilo dari bulan sebelumnya. Harga tertinggi adalah untuk Robusta Organik yang dijual di angka US$ 4,63 per kilo, diikuti oleh Robusta dengan screen size 18 yang dijual seharga US$ 3,85 per kilo. Ini baru beans price, belum dihitung transportasi dsb.

Pasar Tujuan Ekspor
Terdapat 10 negara dengan intensitas peningkatan ekspor green coffee beans tertinggi saat ini; Italy, India, USA, Germany, Belgium, Spain, Maroko, U.A.E, China, dan Sudan (dominasi eropa). Yang menarik perhatian kami adalah percentage market share (persen pangsa pasar) ke Italy yang tembus hampir 50% (43,87%). Di pihak pembeli, Olam International masih menjadi yang terdepan mengungguli Sucafina, E.A, Bernhard Rothfos, dkk.

Dengan meninjau market saat ini, kami memutuskan untuk memprioritaskan pasar global green dan roasted coffee beans untuk crop panen 2024 kami ke Italy dan Amerika, target utama adalah pengadaan roasted beans karena pasar green beans sendiri menurut kami masih lebih profitable berada di pasar lokal. Berdasarkan komunikasi kami dengan calon pembeli, rate pasar green coffee beans di Italy (Salerno) saat ini berkisar antara 6-8 EUR, sedangkan roasted beans 2-2,5x di atasnya. Tergolong tinggi namun selaras dengan biaya transportasi dan pajak yang juga tinggi; green coffee 22%, roasted coffee (tergantung jenis) rata-rata di angka 4,06%.
